ANAKMU SYURGAMU

Cinta yang tumbuh bersemi terhadap anak merupakan anugerah Sang Pencipta yang tidak terhingga. Seorang ibu yang begitu berat saat melahirkan, sehingga ada yang bercita-cita untuk tidak lagi hamil, namun begitu anak telah terlahir dengan selamat dan diletakkan di atas dadanya, maka sirnalah semua ketakutan yang tadinya melanda. Sungguh anak adalah anugerah Allah yang tiada terhingga yang didapatkan oleh orang tua.

Namun kecintaan terhadap anak, terkadang melupakan orang tuanya untuk menjalankan perintah Allah terhadap anak itu sendiri. Maka hal ini tentu hanya menjadi bumerang yang berbalik kepada orang tuanya sendiri. Bagaimana tidak, anak dititipkan bukan hanya sekedar untuk dinikmati kehidupan bersamanya saja, tetapi lebih dari itu, anak adalah umat nabi yang harus dididik dan dibesarkan sesuai dengan kehendak yang mengutus nabi itu. Allah dengan banyak ayat-ayat-Nya telah menyampaikan bahwa anak adalah titipan yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan-Nya kelak.

PEMUDA KUAT

Syair Arab mengatakan bahwa "Pemuda hari ini, adalah tokoh di masa depan"

Jelas, maju mundur suatu bangsa sangat tergantung kepada generasi muda yang disiapkan dan dilahirkan oleh bangsa itu sendiri. Semakin banyak pemuda yang mumpuni terlahir, maka kecerahan masa depan suatu bangsa juga sangat jelas akan terjadi di depannya. Begitu juga sebaliknya, keperkasaan suatu negeri akan sangat tercepat tercabik-cabik apabila di dalamnya dihuni oleh pemuda-pemuda yang bermental bandit dan tidak memiliki akhlak yang mulia.

Telah banyak jasa pemuda dalam melakukan perubahan di suatu bangsa yang besar sekalipun, bahkan seorang pemimpin yang memimpin bak Fir'un pun dapat dipatahkan oleh barisan pemuda. Runtuhnya kepemimpinan Presiden Soeharto di Indonesia pada tahun 1998, tentunya semua orang masih ingat, pemuda berada di garda terdepan pada saat itu. Tumbangnya rezim Saddam Husein di Irak, pemuda juga yang menjadi dalang utamanya. Muammar Khadafi di Tripoli serta pemimpin-pemimpin lainnya dijatuhkan oleh pasukan pemuda. Begitulah kekuatan pemuda yang sesungguhnya.




MAIDIAL

Assalamualaikum. Wr. Wb

Dengan mengucapkan rasa syukur yang setinggi-tingginya keharibaan Allah Jallah Jalaluh, alhamdulillah niat untuk melahirkan sebuah lembaga pendidikan yang mengkombinasikan antara pendidikan trasional dan pendidikan modern sudah mulai berjalan, sekalipun masih tertatih-tatih.

Niat ini muncul setelah sekian lama mengamati perkembangan sejumlah pesantren yang ada di daerah, namun menurut pengamatan sepertinya ada sesuatu yang membentengi antara pendidikan pesantren tradisional dengan pendidikan modern. Di satu sisi, eksistensi pendidikan tradisional perlu dipertahankan, namun di sisi lain, para orang tua tidak hanya ingin anaknya memahami satu bidang saja, tetapi merangkap pendidikan umum dan agama. Kendatipun demikian, di saat harus memilih, maka notabenenya pendidikan umum menjadi pemenangnya. Hal ini dapat kita lihat dari banyaknya siswa-siswi di sekolah-sekolah dibandingkan dengan jumlah santri yang ada di pesantren.

Ini tentunya yang menjadi perhatian kami, sehingga merencanakan untuk mendirikan pesantren yang mengkombinasikan antara sistem pendidikan tradisional dengan sistem pendidikan modern.